Jadi Penulis di IDN Times Community? Bisa Banget!





Gabung di IDN Times Community, Yuk!
Di sini, kamu bisa mulai tanpa takut salah. Sebagai Community Writer, kamu bisa berkembang, berbagi cerita, dan mendapatkan apresiasi dari setiap tulisanmu.Cerita dari Community Writer
Berawal dari Iseng, Desi Sukses Jadi Community Writer of the Month IDN Times
Menjadi penulis mungkin bukan sesuatu yang sejak awal direncanakan oleh Desi Nur Fauziyah. Lulusan D3 Akuntansi ini justru mengenal dunia kepenulisan dari rasa penasaran setelah menjadi pembaca artikel IDN Times. Dari yang awalnya hanya iseng mencoba, Desi perlahan menemukan passion di bidang ini hingga berhasil menghasilkan ratusan artikel.
Keputusan Desi untuk menyelami dunia kepenulisan di IDN Times ternyata membuahkan hasil. Setelah melalui berbagai revisi dan penolakan, ia berhasil terpilih menjadi Community Writer of the Month (CWOTM) periode Agustus 2026.
Bagi Desi, pencapaian ini menjadi salah satu bentuk apresiasi atas konsistensi yang dibangunnya dalam beberapa tahun terakhir. Ia pun membagikan kisah dan perjalanannya menjadi Community Writer di IDN Times. Yuk, simak kisahnya!
Cerita Nawa Maulida, Kemas Menarik Artikel Dunia Hiburan Thailand
Tidak kalah dari dunia entertainment Korea Selatan, Thailand juga mengalami kemajuan pesat pada industri hiburannya. Ada banyak aktor dan aktris berbakat, yang dikenal hingga luar Thailand. Kebanyakan dari mereka populer lewat drama hingga film Thailand.
Belum lagi industri musik Thailand yang kian masif melahirkan idol-idol berbakat. Potensi inilah yang menarik perhatian Nawa Maulida, Community Writer andalan IDN Times. Berbekal informasi-informasi mengenai industri hiburan Thailand, Nawa berhasil mengemasnya menjadi sebuah artikel menarik setiap harinya.
Semangat dan keunikan dalam memilih topik inilah, yang berhasil mengantarkan Community Writer asal Jember ini, menjadi Community Writer of The Month Juli 2026. Penasaran bagaimana suka duka Nawa dalam menulis artikel entertainment Thailand? Yuk, simak ceritanya!
Marliana Kuswanti: Menulis adalah Maraton yang Butuh Napas Mental
Bagi sebagian orang, jalan hidup adalah sebuah peta yang sudah digambar jelas sejak awal. Namun bagi Marliana Kuswanti, atau yang akrab disapa Lia, hidupnya justru ibarat sebuah buku fiksi bergenre misteri. Bertajuk Misteri di Balik Kabut, Lia mengaku sama sekali tidak pernah mencita-citakan profesi sebagai seorang penulis.
Siapa sangka, berawal dari keisengan mencari uang saku tambahan saat merantau kuliah di Jurusan Psikologi UNS pada tahun 2009 silam, langkah tersebut justru membawanya berjalan jauh hingga hampir 17 tahun berkutat di dunia literasi. Kini, perempuan asal Sokaraja, Banyumas ini sepenuhnya mendedikasikan hidup dari merangkai kata. Tidak hanya aktif sebagai community writer, Lia juga produktif melahirkan berbagai karya fiksi mulai dari cerpen, novelet, hingga cerita anak yang tersebar di berbagai platform digital dan penerbit mayor.
Menulis di IDN Times Community Jadi Cara Natalia Indah Menemukan Kembali Dirinya
Tepat di anniversary ketiganya bareng IDN Times Community pada bulan Mei ini, Natalia Indah Kartikaningrum, seorang community writer dari Bali berhasil terpilih sebagai Community Writer of the Month (CWOTM). Momen ini jadi pencapaian spesial sekaligus hadiah manis atas konsistensi dan perkembangannya sebagai penulis selama menjadi bagian dari komunitas menulis IDN Times ini.
Selama tiga tahun terakhir, Natalia dikenal aktif membagikan tulisan-tulisan yang relatable dan informatif untuk pembaca IDN Times. Buat Natalia atau yang akrab dipanggil Nat, menulis bukan cuma soal hobi, tapi juga cara untuk mengekspresikan diri sambil berbagi cerita.
Dari Hobi Anime, Rakha Konsisten Berkarya di IDN Times Community
"Berkarya dengan menulis menjadi caraku untuk merespons. Aku memilih untuk merayakan hal-hal yang aku suka ketimbang mencemooh hal-hal yang tak aku suka.
Menulis bukan sekadar menyusun kata, melainkan cara untuk menyampaikan kegemaran dan memberikan dampak positif bagi orang lain. Bagi sebagian orang, menulis menjadi pelarian dari hiruk-pikuk negativitas di dunia maya. Hal inilah yang dilakukan oleh salah satu penulis produktif di IDN Times Community yang baru saja memetik buah manis dari konsistensinya.
Perkenalkan Rakha Putra Alif Rinaldi, mahasiswa berusia 21 tahun asal Bekasi ini menjadi sosok inspiratif di balik artikel-artikel IDN Times Community seputar dunia kultur pop. Bulan ini, ia terpilih sebagai Community Writer of the Month. Di tengah kesibukannya sebagai mahasiswa, Rakha tetap menyisihkan waktu untuk meriset dan menyusun informasi menjadi bacaan yang menarik. Mari, kita simak perjalanan Rakha dari sekadar mencoba hingga meraih kesuksesan finansial dari hobinya.














